Bagian Dua Puluh

944 Words

*** "Ini kamu beneran enggak takut, kan? Saya enggak mau lho ya nanti kamu teriak-teriak minta turun pas udah di tengah." Sebelum melajukan speedboatnya, pertanyaan tersebut Sean lontarkan pada Isyana. Tidak jauh, jarak mereka sekarang sangat dekat karena tidak sekadar berdiri bersebelahan, Isyana sudah duduk di belakangnya. Diajak untuk mencoba wahana speedboat yang ada di sana, Isyana sebenarnya takut. Namun, karena tidak mau Soraya dekat-dekat dengan Sean, dia melawan rasa takutnya itu dengan bersedia untuk dibonceng oleh sang suami. "Takut dikit, Mas, tapi enggak apa-apa kok, aman," ucap Isyana. "Saya enggak akan teriak di samping telinganya Mas. Saya pasti diam." "Beneran?" tanya Sean. "Awas lho ya, jangan bohong." "Beneran, Mas," ucap Isyana. "Lagian kalau tadi saya biarin Mas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD