Malam hari di akhir pekan merupakan momen keluarga Barathawardana menghabiskan waktu untuk berkumpul meski hanya sekadar makan bersama. Dari waktu ke waktu selalu di tempat serupa, yaitu kediaman nenek mereka—Oma Zivaa Maheswari. Malam itu, Arjuna dan Rama sudah menduduki posisi beserta keluarganya masing-masing. Meja panjang yang sedari dulu selalu kosong, kini terisi oleh hadirnya generasi penerus keluarga Barathawardana. Konon, Zivaa yang sempat tak mengakui keberadaan Arjuna pun mulai menyayangi pria itu sepenuh hati. Sejak kematian ibu mertuanya—Nirwasita. Mereka menjadi akur dalam satu keluarga. “Sadewa, Chayra nggak datang lagi, ya?” Zivaa yang tengah memotong kentang, memecah suasana hening di meja makan. Meski belum resmi menjadi keluarga, Chayra tak pernah absen dalam acara

