Bonus

1200 Words

Tidak. Amoura ingin hidup lebih lama lagi. Amoura tidak seharusnya melakukan ini. Makian tak beretika Alan. Teriakan putus asa Revan. Nama yang memenuhi telinganya saat ini hanya ada dirinya. Amoura.        Lelehan panas itu saling berdesakan,  berjatuhan dipipinya saat menatap mata kelabu yang hanya terdiam membisu. Mengacungkan senjata yang masih membidik tepat dikepala Amoura, jemari yang  mencengkram senjata yang kapan saja mampu merenggut kehidupannya itu semakin bergetar semakin hebat. "Apa kau begitu tidak ingin bersamaku?"      Amoura tak bersuara, hanya menatap sepasang mata kelabu yang kini menatapnya  terluka. Menulikan telinga, pria itu bahkan tak lagi peduli titik merah yang mengarah kepenjuru tubuh mereka. "b******k! Sisir area selatan!" "AMOURA!" "Tim Al

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD