Rendal dan Greisy keluar dari ruang kerja Jetro sambil bergandengan tangan dan senyum bahagia terukir diwajah mereka. Tapi tampak berbeda dengan berbagai ekspersi wajah dua orang pria diruang tamu. "Aku senang kalian bisa kembali bahagia berdua" ujar Jetro sambil tersenyum. Arley melihat Rendal dengan tatapan mata yang bermusuhan. Dia tak suka melihat Greisy bergandengan tangan dengan Rendal, Rendal membalas tatapan mata Arley. "Wow ada yang siap perang nih" ujar Jetro sambil tertawa kecil melihat Arley dan Rendal seperti ingin berperang memperebutkan seorang putri. Rendal dan Arley melihat Jetro dengan tajam secara bersamaan. Greisy menyadari itu langsung melepaskan genggaman tangan Rendal dan menghampiri Arley. "Arley kenapa? Wajah Arley kok cemburut aja?" Greisy memegang waj

