"Bukankah kak Evan akan terlalu capek kalau harus memaksa pulang begitu?" Stella bertanya sambil memasukkan barang-barang yang mungkin dibutuhkan Evan selama pergi ke Thailand. Evan yang awalnya sibuk mempersiapkan berkas yang akan dibawanya berhenti sejenak untuk menjawab Stella. Katanya, "Sebenarnya nggak capek juga sih. Kan sudah ada Jessica, Ridwan dan Rio disana. Aku hanya memeriksa sudah sejauh mana mereka mengerjakan proyek yang disana. Kamu tau sendirikan sebagai penanggung jawab sebenarnya, aku harus turun tangan untuk tau apakah proyek itu berjalan dengan baik atau tidak?" Stella mengangguk mengerti dengan apa yang dijelaskan Evan karena setelah kejadian di PGL tahun ini, dia tau sedikit banyak tentang peraturan PGL serta hadiahnya. "Terus untuk pembangunan resort yang di Koh

