Lana sama sekali tidak pernah berekspektasi akan datang ke Paris entah untuk alasan apa pun itu. Apalagi untuk berbulan madu dengan suaminya, sama sekali tidak. Lana tidak pernah memikirkan hal-hal seromantis itu. Atau malah, Lana memang tidak suka. Menurutnya, hal-hal seperti itu amat memuakkan. Tapi begitu matanya menatap bangunan megah yang berdiri kokoh di hadapannya, seketika Lana ingin meralat seluruh ucapannya tersebut. Rasanya amat menakjubkan, melihat dengan nyata menara Eiffel yang sebelumnya hanya dilihat melalui majalah, internet, atau gambar-gambarnya di tempat mana pun. Bangunan yang tinggi besar itu berdiri tepat di hadapannya. Terlihat amat kokoh dan pongah di antara bangunan-bangunan lain dan manusia yang nampak bagaikan semut. "Saya sudah booking hotel di first arrondis

