Kekacauan terjadi dimana-mana, teriakan meminta tolong dan tangisan terdengar hampir di setiap tempat. Kobaran api yang membuat hampir seluruh kota hangus di lahap oleh si jago merah, tidak ada yang bergerak untuk memadamkannya. Puluhan bahkan ribuan mayat tergeletak di tanah dengan kondisi yang memprihatinkan, aroma tubuh manusia yang terbakar juga dapat tercium saat itu. Dan seorang gadis berdiri di tengah-tengah mereka dengan ekspresi yang tak dapat di gambarkan oleh kata-kata lagi, dia syok dan sedih mendapati kota itu di hancurkan dan membuatnya bingung harus melakukan apa terlebih dulu. Lantas dia bertanya-tanya pada dirinya sendiri, kenapa semua terjadi dan kenapa hanya dia yang masih hidup saat itu. Tanpa sadar tangisnya pun pecah, dia tak kuat untuk berdiri lagi dan tangisnya se

