Chapter Twenty Five

802 Words

Chapter Twenty Five   Selena pov "Dan kamu percaya dia bisa melakukan itu, kamu ini Begok atau bodoh sih?” sama aja ya, habis geregetan juga nih, berdosa enggak sih mengatai calon suami bego, enggak kan baru calon belum syah. Dan lihat mukanya sangat kaget, mulutnya menganga untung enggak ada lalat yang masuk, matanya melotot seakan mau copot. "Kenapa?" "Kamu mengataiku apa?" "Begok atau bodoh," ulangku, dengan wajah polosku. Thomas menatapku tidak percaya. "Sayang, kamu baru mengataiku," sungutnya, Aku balas menatapnya datar. "Iya, habisnya kamu kan CEO, udah biasa beradu argumen dengan lawan bisnismu, masak kamu percaya dia bisa menggagalkan rencana pernikahan kita, satu satunya hal yang bisa membuat kita tidak jadi menikah hanya jika mempelainya tidak datang," kataku dengan na

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD