Sara tersenyum kecil ketika melihat wajah Liu masih saja babak belur. Kemungkinan Liu melawan orang yang Brian percayakan untuknya. Liu tidak bisa berkata apa – apa ketika Sara memadamkan api yang ada di kepala yang mana benar itu adalah adiknya. Mbukan adik kandung namun sudah Liu anggap sebagai adiknya sendiri. Selanjutnya, yang dilakukan Sara membuat Liu langsung berlari kea rah adiknya yang terduduk sambil terbatuk. Sara menyadarkan orang itu. Orang yang di anggapnya sebagai adik oleh Liu. Senyuman dari Sara kini memudar ketika merasa ada yang tidak beres. “Kau membawa banyak pasukan ke sini, Liu.” Kata Sara lalu dia bangkit dari tempat duduknya. Membuka pintu dan juga berjalan menembus semua orang yang ingin melihat apa yang sudah terjadi di ruangan itu. Semua orang yang m

