Bab 36

1772 Words

Di sebuah perkotaan yang padat. Rumah-rumah terbuat saling berdekatan dan bahkan menempel. Aroma saluran got yang sama sekali tidak mengganggu warga penghuninya. Seorang wanita muda terbaring lemah di atas tempat tidur kecil. Di ruangan sempit dan sesak. Sepasang suami istri tengah linglung. Banyak sekali pikiran yang menghadang mereka. Uang mereka terkeruk habis untuk biaya dokter. Namun sepertinya hal sia-sia memanggil dokter, wanita itu belum juga sadar sampai pagi ini. Marlina menempelkan telapak tangannya di kening wanita itu. Suhu tubuhnya masih sama dan bahkan meningkat. Melihatnya, dia jadi tidak tega. Purnomo—suami Marlina—juga sama khawatirnya. Menggunakan cara tradisional pun tidak membuahkan hasil. Semalam, sewaktu Marlina ingin mengambil barang yang tertinggal di tempat pem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD