BAB 24

1685 Words

"Dan hari Minggu, mas kerumah Dito, tapi kamu nggak ada. Mas tunggu kamu sampe kamu pulang, tapi ternyata ......" "Uda tau kalo nggak bisa kena ujan, ngapain sok-sok an nunggu di luar?!" Nara mulai berucap, nadanya masih sinis. "Niat mas saat itu, kalo kamu datang, langsung mas bawa ke rumah....jadi kalo kejadian seperti kemarin, kayaknya lebih baik mas pulang malam aja ya? dari pada nganter wanita yang ujungnya jadi masalah." Nara mengangguk. "Mas uda di maafin?" tanya Angga ragu. Nara mengangguk lagi. "Tapi Nara masih jengkel!" ucap Nara dengan manja dan cemberut. Angga menghela napas. "Jengkel kenapa?" tanya Angga memancing istrinya agar mau berbicara lebih banyak lagi dan meluapkan emosi, supaya tidak menyakiti dirinya lagi. "Mas sering pulang malam, tapi mas nggak pernah mara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD