37

1062 Words

Kay mengedarkan pandangannya ke seluruh kamar, mencari-cari barang apalagi yang sekiranya butuh dia bawa hijrah ke Inggris besok. Tapi rasanya sudah semua. Pandangannya kemudian beralih ke koper dan tas jinjing besar di dekat pintu. Ya, dia yakin kalau semua yang dia butuhkan sudah tertata rapi di dua tas itu. Napasnya terembus pelan. Dia melangkah ke meja belajar berwarna putih gadingnya, mengambil laptopnya dan berniat memasukkannya dalam ransel. Gerakannya terhenti ketika melihat sebuah botol kecil yang tadi tertutup laptop. Diletakkannya laptop kembali ke meja dan ransel yang semula dipegangnya, kembali tergeletak di atas kursi. Kay meraih botol itu dan mengamatinya kartu memori di dalamnya. Kay ingat, botol ini diberikan Agas padanya beberapa bulan yang lalu, tapi dia sama sekali be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD