Upacara sekolah sudah dimulai sejak tiga puluh menit yang lalu. Di seberang barisan anak kelas dua belas, sudah ada enam siswa cowok yang berdiri satu kaki sambil menjewer telinga masing-masing karena telat. Merekalah yang sejak tadi mengundang Kay untuk mencuri-curi pandang. Sebenarnya bukan mereka, tapi dia--Salah satu cowok manis dan tinggi yang berdiri nomor tiga dari kiri. Rambutnya yang agak kecokelatan tertimpa sinar matahari, sedikit acak-acakan. Ujung baju seragamnya sangat jelas dimasukkan secara paksa ke celana. Namanya Guntur, begitu yang Kay baru dengar dari Tobi yang berbisik heboh dengan Riska, menggosip di belakang Kay. Kata Tobi, Guntur adalah anak baru di kelas XI MIA 4 dan baru pindah ke Integra kemarin. Astaga. Baru kemarin pindah, tapi sekarang sudah melanggar saja.

