Ten

2847 Words

"Gue harus kuat." Gumam Sheila sambil menyeka air matanya. "Gue harus buktiin bahwa gue ngga cengeng dan gue harus yakinin ke mereka bahwa gue siap buat balapan besok malem." Lanjut nya. Ia kemudian melangkahkan kakinya keluar dari kamar tersebut, pandangannya menuju ke arah ruang tengahuang yang biasa di gunakan untuk anggota Cleopatra rapat besar. Ia melihat Rizki yang sedang menunduk, ia kemudian menghampiri Rizki. "Hey." Panggil Sheila. Rizki melirik Sheila, ia langsung memeluk Sheila dengan sangat erat kepala nya ia sembuyikan di tengkuk Sheila. Sheila aneh dengan perlakuan Rizki ini. "Hey lo kenapa?" Tanya Sheila. Rizki masih terus memeluk Sheila, seolah mencari ketenganan untuk meredakan emosinya. Rizki kembali duduk dan diam, diam menunduk. "Why ki?" Tanya Sheil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD