Kemarin…. Alisnya menukik tajam mengekor mobil yang berada di depannya. Jangan sampai lepas, hanya itu yang ada di kepalanya. Kakinya langsung menginjak pedal untuk menambah kecepatan begitu mereka melintasi jalanan yang sedikit sepi. Sedikit lagi menambah kecepatan hingga Range Rover miliknya berhenti tepat di depan HR-V yang telah menjadi mangsanya sejak tadi. Klakson panjang terdengar mewakili protes sang pemilik HR-V. Gio membuang napas keras sebelum keluar mendekati mobil yang hampir saja menabraknya dari belakang. Ia berhenti di depan mobil pengemudi itu. Tangannya memberi isyarat agar si pemilik mobil keluar. “Maksud lo ap-” Gio bergerak cepat menerjang Liam begitu pria itu keluar dari mobilnya. “What the f**k!!” umpat Liam yang terkejut atas serangan mendadak yang dilakukan Gio.

