Selena's Diary

1862 Words

Sudah seharian ini Grace masih memikirkan kata-kata Rebecca yang benar-benar menohoknya. Bahkan, semalaman ia nyaris tidak tidur karena mulut tajam sahabatnya itu. Yang ada di kepala Grace hanya Selena. Benarkah ia penyebab Selena selalu sedih di mimpinya? Benarkah itu semua karena Grace yang belum bisa berdamai dengan Gio dan Rahardian? Grace menarik napas. Kakinya bergerak cepat kembali ke mobil setelah visite sore di Royal Medical Center. Begitulah Grace hari ini, pikirannya hanya akan teralih ketika berhadapan dengan pasien atau rekan kerjanya. Ketika sendiri seperti sekarang ia akan kembali merenung. Tangannya memutar setir mobil untuk pulang ke apartemen. Ingin rasanya ia cepat-cepat berganti baju dan berendam dengan bath bomb. Tubuhnya terasa kaku dan ototnya tegang, maka dari itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD