“Grace, Sayang.” belaian pelan di pipinya membuat mata Grace perlahan terbuka dan seketika wanita itu langsung terbangun begitu melihat Selena duduk di sampingnya. Wanita yang tampak tidak menua itu tersenyum sendu. Tanpa pikir panjang Grace langsung memeluk tubuh hangat yang dulu selalu memeluknya di kala kesedihan menghampirinya. “Mami.” “Mami baik-baik aja, 'kan? Grace kangen banget sama mami.” tanpa sadar air mata mengaliri wajah Grace menumpahkan kerinduan yang selama ini hanya bisa dirasakannya tanpa diobati. Grace ternyata begitu merindukan sosok maminya. Mami yang selalu ada untuknya, mami yang selalu menenangkannya, mami yang begitu sabar. Sosok yang paling kuat dan rapuh dalam waktu bersamaan. Sosok tangguh yang selalu berusaha membuatnya tertawa sesulit apapun kead

