53 Sesuai janji, tepat pukul 8 pagi Zayan sudah tiba di kediaman keluarga Harimurti. Pria bermata sendu itu keluar dari mobil dan melangkah dengan ragu-ragu. Dalam benaknya timbul berbagai pertanyaan kenapa tiba-tiba mantan ayah mertua memanggilnya. Zayan bertambah bingung ketika Raid yang membuka pintu dan menyambut dengan senyuman lebar. Selama ini, bila dia datang hanya Kaivan satu-satunya yang menyambutnya seperti itu, sedangkan yang lain memasang tampang datar, bahkan tidak mau bertegur sapa. "Masuk, Mas. Langsung aja ke ruang kerja, ayah udah nunggu," ucap Raid sembari menutup pintu dan mengayunkan tungkai memasuki bagian dalam rumah, Zayan pun mengekori dengan perasaan campur aduk. Hati Zayan berdentum hebat kala berpapasan dengan Ivana yang baru keluar dari kamar. Pria itu m

