Jam menunjukkan pukul dua belas malam. Naya berharap pagi segera datang, agar asisten rumah tangga yang dibilang Nathan itu segera tiba dan mulai bekerja di rumah ini. Dengan begitu Naya tidak akan sendirian lagi di rumah itu. Seperti yang dirasakan saat ini, gadis itu sendirian. Nathan belum pulang. Naya menduga cowok itu pasti tidak akan pulang malam ini. Hening. Naya bahkan dapat mendengar suara jarum jam yang berdetak. Walau sudah terbiasa kesepian, tetapi untuk tinggal di rumah seluas itu sendirian Naya kadang belum berani. Apalagi di rumah itu tidak ada petugas keamanan. Bagaimana jika tiba-tiba ada maling? Setelah memastikan semua pintu dan jendela terkunci Naya lalu ke kamarnya. Gadis itu tidak akan menunggu Nathan. Jika sudah lewat pukul dua belas malam cowok itu biasanya tidak

