Part 64

2070 Words

Sambil berjalan, batin Ana juga membaca beberapa doa dan mantra yang dirinya bisa. Dia sangat yakin kalau saat ini dirinya sedang diganggu oleh makhluk tak kasat mata. Sekuat tenaga dia berusaha untuk melangkahkan kaki, hingga pada akhirnya dia sampai di depan tenda. Beberapa temannya ada yang masih berbenah terhadap barang bawaannya yang sempat berantakan karena tadi mencari alat tulis. Sebab, cahaya di dalam tenda sangat minimum, sehingga cukup menyulitkan ketika akan mencari barang. Pada saat sampai di depan tenda, Ana memutuskan untuk cuci muka terlebih dahulu. Dia berharap dengan air yang dibacakan mantra, maka makhluk tersebut akan hilang dan tidak mengganggunya lagi. Kalau dibilang kesal sih lumayan, akan tetapi dia sadar bahwa bumi perkemahan itu luas dengan lingkungan sekitar ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD