21

1046 Words

Dua minggu berlalu, dia minggu itu pula, Mas Widi tidak pernah keluar dari rumah selain pergi ke tempat kerjanya. Mungkin untuk meyakinkan diriku selama ia berada di rumah sakit, ia memasang video live streaming dengan ponsel yang dipasang di meja kerjanya, mungkin agar aku tahu apa saja yang ia lakukan di tempat itu. Sore hari ketika tugasnya sudah selesai lelaki itu juga akan melanjutkan live di mobilnya untuk perjalanan pulang. Mungkin dia melakukan semua itu agar aku kembali percaya, tidak meragukan atau mencurigainya. * "Ayah pulang...." Anak-anak bersorak saat ayah mereka kembali, aku yang tengah menyaksikan siaran TV, teralihkan. Melihat dia membawa kotak makanan anak-anak sangat gembira, segera mereka mengambil dari tangan ayahnya lalu membawanya ke meja makan. "Hai, apa ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD