“Bagaimana hasilnya?” “Semoga bisa langsung jadi anak kedua.” “Aku sebenarnya cemburu, kamu kemarin jalan sama Gina.” Fierly menarik dagu Nadia dengan mencium bibirnya lembut “Aku malah harus menahan diri setiap ingat kamu disentuh sama suami.” Nadia memukul lengan Fierly dengan mengerucutkan bibirnya “Memang kamu yakin pisah sama Gina? Orang tua kamu nggak suka sama aku, apalagi perhitungan nggak pas. Lagian kalian masih aja percaya hal begitu.” “Hal begitu gimana? Kita selama ini berjalan penuh dengan banyak rintangan sama seperti yang lain. Gina adalah salah satu alat agar keluarga aku semuanya berjalan lancar, buktinya dengan Gina masuk dalam keluargaku sudah banyak hal positif yang terjadi. Kamu sudah lihat bagaimana sehatnya ibu dan bapak dibandingkan waktu kita bersama.” “K

