Pisah Kamar

1081 Words

“Dosa kamu buang makanan! Makanan itu bukan dari ibu, harusnya nggak usah kamu buang!” “Lebih dosa lagi aku makan yang sudah diberikan hal tidak baik! Aku nggak percaya! Mas nggak akan membawakan apapun dari kantor, termasuk makanan. Aku sangat mengenal aroma makanan yang mas bawa ini, aroma masakan ibu sangat jelas tercium dan aku bisa menghidu dengan jelas jadi jangan pernah bohong.” “Kamu lebih percaya dia daripada aku sebagai suami kamu?” Fierly mengalihkan pembicaraan dari makanan dan menyerah ketika makanan itu masuk kedalam tempat sampah. “Aku nggak percaya siapapun, aku hanya percaya sama Allah.” Gina menatap Fierly penuh emosi “Apa yang sudah kamu lakukan?” “Aku nggak melakukan apapun!” Fierly membantah langsung. Gina tertawa dengan air mata yang mengalir “Benar bukan kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD