Alian melangkahkan kakinya menuju kantor di bandara, segala macam rasa resahnya ia coba hiraukan, ini sudah keputusannya, apapun itu Alian sudah sangat siap. Alian tetap tersenyum menerima sapaan demi sapaan dari teman sesama pilot dan pramugarinya walaupun sebenarnya suasana hatinya tak menginginkan sudut bibirnya menarik seulas senyuman. "Masuk." Terdengar sahutan dari dalam ruangan setelah Ali mengetuk pintu besar itu beberapa kali. "Oh captain Alian, silahkan masuk." Alian memasuki ruangan kemudian tersenyum kecil dan mengambil posisi duduk dihadapan Captain Bramantio, petinggi maskapai. "Ada apa Capt? Tumben sekali ingin bertemu dikantor." "Begini Capt, saya ingin resign." Captain Bramantio tampak tersentak kaget mendengar ucapan Alian, bagaimana tidak, sepengetahuannya Alian tak

