Alian menggandeng Ily dengan hati-hati memasuki ballroom sebuah hotel ternama di Jakarta. Ily hanya bisa menggeleng melihat tingkah suaminya yang sangat kelewat siaga itu apalagi disaat kondisi kehamilannya seperti ini. “Sayang, aku gak papa kok. Kamu tenang aja.” Bukannya membuat ia tenang, Alian makin menggandeng Ily makin merapat kepadanya membuat Ily memutar bola matanya. “Aku takut kamu kepeleset atau kesenggol orang lain, disinikan ramai sayang. Lagian kamu ngapain sih pakai wedges gini? Udah tau lagi hamil,” Alian tak hentinya mengomel sepanjang jalan yang malah membuat Ily terkekeh, suaminya itu malah terlihat menggemaskan saat mengomel dan khawatir dalam waktu yang bersamaan. “Kamu lupa kalau aku mantan model? Bawa perut segini aja mah gak masalah, aku tetap bisa jalan dengan

