"Jadi menurut lo Verrell gimana?" Ily menaik turunkan alisnya dengan senyum yang menurut Caca terkesan aneh itu. Apa ia sedang menggoda dirinya? Caca benar-benar sudah sangat jenuh dengan pertanyaan dan ekspresi yang selalu dipasang Ily sejak hari pertama ia menginap di rumahnya hingga kini sudah hari terakhir karena tidak lama lagi Alian akan pulang. Tanpa menjawab pertanyaan Ily, Caca melongos menuju box bayi dan menggodong Daffa yang tampak terbangun dari tidurnya. Bayi itu benar-benar lucu, pikir Caca. Bahkan ia sama sekali tidak menangis dan terlihat sangat menggemaskan. Caca selalu merasa takjub setiap kali melihat Daffa. Ternyata perpaduan antara Alian dan Ily bisa menghasilkan anak yang luar biasa tampannya, meskipun masih bayi. Rasanya ia tidak sabar melihat Daffa besar nanti. "

