Suatu kebenaran.

1205 Words

Xeena terus melangkah tanpa menoleh ke belakang. Langkahnya terhenti saat dari arah berlawanan Raiden datang dan melambaikan tangannya. Tersenyum hangat lalu menarik Xeena dalam pelukannya. Violette yang melihat itu tersenyum samar. Saat penjaga Xeena undur diri, Violette melangkah untuk menghampiri Xeena. "Lepaskan! Sesak!" Raiden tertawa kecil. Melonggarkan pelukannya sedikit dan berbisik. "Bukankah kau harus bersikap manis padaku?" "Berhenti, Agera! Aku lelah! Aku akan manis padamu selama kontrak itu masih-" "Aku berpikir akan memperpanjang pernikahan kontrak kita," ucap Raiden jelas sambil melepaskan pelukannya. Membuat Xeena diam dan berpikir. "Kontrak?" sahut Violette yang mendengar kata-kata Raiden dengan jelas. Deg! Xeena membeku. Raiden langsung mengalihkan pandan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD