Monster.

1258 Words

"Kau tahu? Malam ini entah kenapa, rasanya tubuhku panas bagai terbakar." Raiden melangkah dan melewati Rex begitu saja. Melihat Xeena yang terusik pelan membuat Rex maju. "Apakah kau tak bisa menunggu hingga esok?" "Tidak!" "Dia tengah tidur, Raiden!" "Lalu kenapa jika dia tidur?" "Biarkan dia istirahat dengan nyaman!" Raiden mendengus. "Dia akan nyaman jika bersamaku!" Rex mengikuti langkah Raiden yang terus melangkah. "Raiden...! Raiden...!" "Diam! Aku membawa Istriku dari harimau lapar sepertimu! Dan aku peringatkan! Jauhi Istriku atau kau akan menangis di kakiku!" Rex menaikkan sudut bibirnya. "Apa itu sebuah ancaman?" Raiden tak menjawab dan memilih keluar dari apartemen Rex. Memasuki lift dan menatap lurus ke depan. Saat pintu lift tertutup, Raiden menurunkan pandanga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD