Chapter 28 : Sebuah Akhir

1827 Words

"Bunda, nanti Ai diajak Daddy jengukin Mommy di rumah sakit. Boleh kan Bunda?" pertanyaan Aisha sontak menghentikan gerakan tangan Sisi yang akan memasukkan bekal ke dalam tas sekolah anak itu. Sisi terdiam. Menatap Aisha lama. Sementara bocah mungil itu sibuk mengunyah nasi goreng telur yang dia siapkan untuk sarapan. Sisi refleks menoleh ke arah kamarnya. Dimana suaminya berada. Pria itu masih belum turun sejak tadi. Sisi menghela nafas panjang. Wanita itu duduk di kursi samping Aisha duduk. Sisi mengusap rambut Aisha perlahan. Senyuman tipis dia berikan pada bocah itu ketika menoleh ke arahnya. "Boleh kok. Ai boleh jengukin Mommy," ujarnya. Aisha mengangguk pelan. "Kata Daddy, Mommy pengen ketemu sama Ai, Bunda. Jadi Ai harus dateng ke rumah sakit buat ketemu Mommy." Sisi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD