Chapter 42

1566 Words

Davika keluar dari mobil. Dia tidak pernah sekalipun merasa mabuk sehabis melakukan perjalanan jauh dengan mobil, tapi kali ini rasanya dia ingin segera mengeluarkan isi perutnya. Gadis itu terbungkuk – bungkuk berjalan seraya memeluk perutnya sendiri. “Why you, Dav? [Kamu kenapa, Dav?]” tanya Emily yang paling pertama menyadari gelagat aneh Davika. “I have to go to the toilet, [Aku harus ke toilet,]” gumam Davika. Dia meninggalkan Emily serta teman – temannya yang sibuk menurunkan barang dari mobil dan menghampiri seorang wanita yang sepertinya penanggung jawab panti asuhan itu. “Good afternoon, Mother. [Selamat siang, Ibu.]” sapanya dengan wajah menahan sesuatu. “Where is the toilet? [Toiletnya ada di mana, ya?]” “Noon. Please come in. The orphans inside will show you the to

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD