Hanan baru melepaskan tangan Malilah, begitu Fania menyibak tirai dan berkata dengan suara tegas dan menekan. "Aku ingin ikut bersamamu kembali, Mas! Ayo kita pulang sama-sama. Aku janji akan belajar menyayangi Arumi! Biarkan wanita itu tinggal di sini, untuk menjaga orang tuaku!" Semua yang ada di ruangan itu tercengang mendengar keinginan Fania. "Hanan! Apa yang kamu lakukan? Siapa Dia?" tanya Bu Heni langsung berdiri seperti baru menyadari jika yang baru saja memohon pada pembantunya tersebut adalah suami dari putrinya sendiri. "Bu ... dia ini .... pengasuh Arumi, sekaligus Ibu ASI untuknya," sahut Hanan membuat Fania langsung menarik tangan Hanan menjauh dari Malilah. Raut wajahnya jelas memperlihatkan ketidaksukaan yang sangat besar. Sementara Bu Heni langsung mengalihkan panda

