Chapter 39

1774 Words

Setelah selesai bicara, Rifan langsung berbalik dan bersiap pergi membuat Maya seketika merasakan ketakutan. Terlebih setelah mendengar kata-kata pria ini yang semuanya tidak ada yang tidak menohok hatinya. Setiap kata yang keluar dari mulut Rifan tak pernah ada yang tidak menampar jiwanya, tetapi mendengar pria itu akan pulang entah kenapa malam lebih menakutkan dari pada kata-katanya itu. Entahlah, bersama pria ini meski tidak satu kali pun diperlakukan manis, Maya tetap menyukainya. Apalagi di saat-saat seperti sekarang ini, dia tiba-tiba merasakan tenang dan aman saat berada di samping Rifan. “Tunggu!” Maya memberanikan diri untuk mengambil tangan Rifan dan menggenggamnya. Tentu saja pria itu terkejut bukan main, bahkan tanpa sadar menghempaskannya secara kuat membuat tubuh Maya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD