OTW Camping

1139 Words

"Dia gadis yang sangat sibuk." "Kita doakan rumah tangganya akan baik-baik saja." Kana seka air mata di pipinya. "Ya. Aku yakin Clay bisa mengatasi masalahnya dengan baik. Naresh juga di mataku adalah laki-laki pengalah, terlepas sebelumnya hubungannya dengan Clay cukup sulit." "Pengalah kayak aku kan?" Bisma berusaha membujuk Kana yang menangis sedih karena tak lama lagi Clay pasti hidup terpisah darinya. Sudah ada kesepakatan bahwa setelah menikah nanti, Clay dan Naresh akan tinggal bersama Papa dan Mama Naresh di apartemen mereka di Sudirman. Kana tertawa lepas, lalu menggeleng tak setuju dengan kata Bisma yang merasa dirinya pengalah, justru sebaliknya, suaminya itu kerap memaksa, terutama di awal-awal menjalin kasih sebelum menikah, tapi sangat penyayang. *** Clay malam ini se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD