Dia juga sebenarnya tidak ingin Bilal kecewa saat mengetahui hubungannya dengan Clay. Meskipun kini Bilal tengah mendekati seorang perempuan, Naresh tetap menimbang perasaan Bilal dan keluarganya. Bagaimanapun, Naresh dan Bilal memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat. Apalagi mamanya sangat dekat dan menyayangi Mama Bilal, yang masih suka manja saat bertemu. Terlebih, dia yakin Bilal pasti belum rela Clay berpasangan dengan seseorang. Mobil Naresh sudah tiba di depan gerbang rumah Clay. "Sebaiknya kita harus berjauhan dulu, Clay." Entah kenapa Clay justru sangat senang mendengar keputusan Naresh. "Maksudku ... kita tetap dekat, tapi nggak usah memperlihatkannya." "Iya, aku tau maksud kamu, Resh." "Aku tetap antar kamu pulang." "Yah...." Clay menghela kecewa. Naresh sepertin

