Clay raih kartu akses apartemen Papa Naresh dan membaca alamat yang tertera. Hatinya tersentuh saat Naresh menyebut 'Daddy Akhyarmu', seolah dia dan Naresh memiliki hubungan yang dekat. Clay jadi sedih membayangkan Akhyar terbaring sakit. Clay jadi mengingat kembali pertemuannya dengan Akhyar saat pertama kalinya. Akhyar sosok pria yang hangat, sangat ramah dan penyayang. Dia saja merasa sangat tenang berdekatan dengan Akhyar saat berbincang-bincang. Clay: Bil. Aku pulang cepat hari ini. Jadi kamu langsung pulang dan nggak perlu nunggu aku di depan kantor. Bilal: Kok? Clay: Aku ada urusan mendadak. Bilal: Oh. Ok Clay tidak ingin memberitahu Bilal tentang kepergiannya ke apartemen Papa Naresh di Sudirman. Tidak perlu menunggu jam dua siang, Clay dengan cekatan menyelesaikan laporan

