Vance POV Diamond sialan itu mendadak muncul dari belakang, berteriak marah-marah pada Yue saat aku sedang sibuk menengurnya, dengan bahasa yang tak dipahami oleh si cebol. Tadinya mau kubiarkan, tapi saat Diamond berkata kalau ia akan menyusul Enzo ke sana dan memberi pelajaran atas kejalangan uke kegatalan itu, aku langsung berbalik marah padanya. Di saat itulah, Club memutar arah pada kami, meneriakkan hal yang menyebalkan. "Aku sudah dapat lokasinya, Diamond," menyerukan lokasi rumahku pada Diamond. Sialan! Sejak kapan ia melacak transmisi di laptopku? Jalang sialan! Harusnya wanita itu tak menghubungiku cuma untuk memamerkan permainan jalang Yue. "Baiklah, terima kasih kawan. Aku pergi sekarang!" sahut Diamond, segera berlari ke arah kamarnya untuk berpakaian. Aku pun tersadar ak

