Kesehatan Juliet memburuk. Alexander merasa dirinya akan terbakar begitu saja begitu melihat putrinya pulang dalam keadaan tak sadarkan diri. Selama tujuh malam Juliet terbaring, tak kunjung membuka mata, dan mengigau di sela tidur yang serasa tidak berkesudahan. Garham sudah berusaha sebisanya meringankan penyakit Juliet. Namun, dia tetap berkata, “Penyakit yang menyerang hati sulit disembuhkan, Duke.” Garham menyebut “sesuatu” yang diderita Juliet hanya sekadar penyakit; bisa diobati, sama seperti sakit kepala dan pendarahan. Namun, Alexander merasa “sesuatu” yang menyerang putrinya melebihi penyakit fisik mana pun. Bila seorang prajurit terluka, maka perban dan salep bisa dibalurkan ke luka. Namun, bagaiman bisa Alexander menyembuhkan luka yang tidak berdarah dan tidak bisa ia lihat se

