Pukul sebelas tiga puluh saat mobil.yang ditumpangi Hana dan Lee Yeol tiba di pelataran rumah keluarga Do. Si gadis turun dulu, wajahnya masih saja merengut kesal dengan apa yang dilakukan Lee Yeol sebelumnya. Sedangkan pria itu sendiri tidak terlalu ambil pusing, ia turun sembari menggeret koper Hana. Sebenarnya ia agak heran dengan gadis itu, untuk apa ia membawa koper ini jika mereka di sana hanya sehari?? Membuang-buang tenaga saja. Karena Lee Yeol yang berjalan sembari memainkan ponsel dengan satu tangan, tanpa sengaja pria itu menabrak Hana yang tiba-tiba saja berhenti tepat di depan pintu masuk. “Kenapa berhenti?” tanya Lee Yeol agak kesal. Hana masih diam, namun pandangannya hanya tertuju ke satu arah. Lebih tepatnya ke arah dua pasang suami istri yang sudah menunggunya seja

