“Aku hanya bertemu dengan teman. Dia teman lamaku,” ujar Hana membela diri. “Teman? Kau pikir aku bodoh, kau itu tidak memiliki teman selain Jung Jieun. Kau itu selalu dikucilkan dan hanya diperlukan saat mereka membutuhkan uangmu. Kapan kau akan sadar dengan itu, nona?” Wajah Lee Yeol memerah, juga deru napasnya yang memburu karena marah. Hana tertegun. Satu hal lain yang baru ia tahu soal masa lalu Do Hana. Gadis itu tidak memiliki teman dan kesepian, apa ini juga yang jadi salah satu alasan Hana begitu sabar menghadapi sikap tempramen Lee Yeol selama ini? Ia kesepian. Meskipun Hana memiliki keluarga yang amat berkecukupan dari segi materi, pun dengan cinta dari kedua orang tuanya. Namun gadis itu tetap memiliki sisi kesepian dalam dirinya, ia membutuhkan teman, membutuhkan tempat be

