Bab 34. Membatalkan Pernikahan

1710 Words

Kenzo gelisah di ruang kerjanya, dirinya tidak fokus dengan setumpuk dokumen pekerjaan yang harus diperiksanya. Pasalnya, sudah beberapa kali panggilannya ke Karisa tidak diangkat, begitu juga dengan pesan yang dikirimnya tidak satupun dibalas. Mengusap pelipisnya, berpikir keras tidak mengerti hanya menerka-nerka sambil memikirkan apakah ada perkataannya yang salah kepada calon istrinya. Pikirannya tidak tenang. “Hunny, kamu marah sama aku?” “Aku minta maaf kalau kamu kecewa dengan sikapku malam itu.” “Hun, kalau ada masalah, kita ngobrol yuk. Jangan diam saja. Sore kita pulang bareng yah.” “Hun, Kalau memang kamu masih marah dan terpaksa menerima keputusanku menikah cepat. Aku ngak masalah kalau kamu mau menundanya sampai lulus S2. Asal kamu jangan diam seperti ini. Please, call me.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD