Bab 25. Meminta Restu Kevin

1878 Words

Kenzo tidak dapat menahan tawanya saat melihat kepanikan dengan bola mata yang hampir keluar di wajah Karisa karena kejahilannya. “Nanti kamu akan tahu. Jangan takut, aku ngak berniat nerkam kamu sekarang kok.“ Mata Karisa membulat mendengar ucapan Kenzo yang semakin berani, ingin dicubitnya tapi masih belum berani. Kenzo membuka pintu kamarnya, ternyata ia ingin mengajak Risa berkeliling melihat seluruh kamar tidur. Baru pertama kali Kenzo mengajak seorang wanita masuk ke dalam kamar pribadinya setelah perpisahannya dengan Madie. Mata Karisa membulat dan terpana menatap kamar Kenzo. Di depannya terdapat ruang kerja pribadi dengan meja kerja seperti di kantornya. “Mirip sama suasana di kantor.” “Memang sengaja di desain sama, bedanya lebih luas yang di kantor. Biasanya kalau aku har

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD