Takut

2029 Words

“Pelan-pelan, Clara. Semuanya akan baik-baik saja,” ucap Calvin menenangkan Calvin yang saat ini memang tengah memuntahkan isi perutnya. Calvin bisa melihat dengan jelas bahwa saat ini Clara tengah berusaha untuk menguras isi perutnya dengan susah payah. Tentu saja Calvin yang berada di sana terus membantu Clara untuk meredakan rasa mualnya. Padahal Clara baru saja makan dengan cukup lahap, dan membuat Calvin merasa lega karena setidaknya sang adik bisa makan dan mengisi perutnya. Bahkan untuk berjaga-jaga, Calvin meminta Clara untuk meminum obat mualnya, walaupun kala itu Clara belum merasa mual. Sayangnya, setelah semua usaha Calvin, Clara pada akhirnya tetap muntah dan menangis. “Maaf, Kakak. Maaf,” ucap Clara jelas terlihat sangat bersalah karena semua yang sudah terjadi. Rasanya Cla

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD