SELAMAT MEMBACA *** Dita membuka matanya secara perlahan, ternyata hari sudah pagi. “Haii…” Dita melihat seorang perempuan cantik berdiri didekat ranjangnya, dia tidak menemukan orang lain kecuali perempuan itu bahkan Rehan pun tidak ada. “Siapa kamu?” Dita bertanya, siapa perempuan itu. “Kenalkan aku Rara Kakak ipar.” Ternyata perempuan itu Rara, dia datang setelah mendengar berita dari mama Ana kalau ternyata pacar abangnya sakit. Dia datang saat Dita tengah tidur, sedangkan Rehan dan Rey pergi untuk mencari sarapan. “Kakak ipar?” Dita masih bingung, mungkin karena efek bangun tidur dia jadi sedikit linglung. “Aku senang akhirnya Abangku punya kekasih, aku dan mama sampai kesal menyuruhnya menikah kami khawatir kalau dia seorang gay yang tidak suka perempuan. Tapi sekarang ak

