SELAMAT MEMBACA *** Dita benar - benar cemas melihat reaksi Rehan tadi siang, dia benar -benar tidak menyangka akan bertemu Rehan di rumahnya sendiri. Dia akan merasa jauh lebih tenang jika Rehan memarahinya tapi kenyataannya dia bersikap diam dan tidak mengatakan apapun itu jutru menakutkan bagi Dita. Sedangkan di lain tempat Rehan sedang berjalan - jalan mengelilingi kediaman Adibrata dia merasa takjub dengan keindahan rumah itu hampir seluruh bagian dari bangunan megah ini terbuat dari kayu dengan berbagai ukiran. Terlihat tradisional namun mewah, itulah kesan yang dapat Rehan tangkap. "Ngapain Han?" Tiba - tiba Nares datang mengejutkan Rehan yang tengah memandang foto - foto yang terpajang di sepanjang dinding. "Ini lihat foto - foto. Bagus-bagus ya foto – fotonya." "Itu se

