Bab 1 Pindah di Indonesia

1326 Words
Sejak kecil Hana dan Adik Hana sudah pindah di Jakarta dari Amerika Serikat kalau Abang Hana bisa menjaga dan merawat Hana dan Adik Hana tinggal dirumah Abang. Mama Hana dan Ayah Hana tidak bisa menjaga Hana dan Adik Hana karena Mama Hana dan Ayah Hana sibuk berkerja di luar negeri selamanya. "Abang Steven, kamu bisa gak menjaga Hana dan Adik Clara? Maaf ya nak, mama tidak bisa menjaga dan merawat sama Hana dan Adik Clara karena mama sibuk berkerja dosen dari luar negeri kalau Ayahmu juga sibuk berkerja bisinisnya dari luar negeri. Ayah sama Mama tidak lagi pulang ke Indonesia." Tanya Mama Hana. Mama Hana kasih koper punya Hana dan Adik Clara sama Abang Steven dari rumah Abang. Nanti malam Mama Hana bersama Ayah Hana berangkat di Amerika Serikat. "Iya Mama, tidak apa-apa. Aku bisa menjaga dan merawat sama Hana dan Adik Clara kalau istri saya bisa bantu merawat dengan Hana dan Adik Clara." Jawab Abang Hana. Abang panggil seorang pembantu. Seorang pembantu pria bernama Tomy dan berkerja supirnya. "Iya, ada apa? Mas Steven" tanya Tomy. "Tolong, kamu bawa koper adikku antar dalam ke kamar tidur dengan lantai 2" jawab Abang Hana. "Oke, baiklah mas Steven." Ucapan Tomy. Kemudian bang Tomy sudah angkat kopernya bawa naik tangga di lantai 2 setelah Tomy mengantar koper dalam ke kamar tidurnya. "Maaf ya nak, Mama tidak bisa menjaga Hana dan Adikmu karena Mama sibuk berkerja di luar negeri. Nanti Hana sudah dewasa boleh pergi libur ke luar negeri dengan bersama Adikmu". Ucapan Mama Hana. Mama Hana memeluk erat dengan Hana dan Adik Clara seperti terkasih sayang. "Iya baiklah Mama. Sebenarnya Hana tidak ingin pergi libur ke luar negeri karena Hana ingin pindah ke Amerika Serikat kalau Hana sudah tamat sekolah disini. Apakah Mama ingin ditinggalkan sama Hana dengan Adik Clara?" Jawab Hana. Setelah Hana dilepaskan peluk dengan Mama karena Hana berteriak mengambil menangis. "Sayang, jangan nangis Hana tapi mama tidak ingin ditinggalkan sama Hana dan adik Clara karena Mama lagi sibuk ngurus berkerja ke luar negeri untuk nafkah buat Hana dan Adik Clara harus sekolah di Indonesia. Boleh Hana dan Adik Clara pindah sekolah atau kuliah di luar negeri kalau ada masalah sekolah disini atau tidak ada masalah sekolah disini. Kenapa Hana tidak ingin pergi liburan ke luar negeri?" Tanya Mama Hana. "Iya Mama, Hana mau fokus sekolah disini nanti masa depan Hana sudah tamat sekolah SMA. Hana ingin pindah kuliah di luar negeri." Jawab Hana. Hana sedang mengambil makan cemilan bersama dengan Adik Clara. "Oh iyalah, tidak apa-apa sayang. Nanti Mama kabar video call sama Hana dan Adik Clara kalau mama tidak sibuk bisa kabar video call dengan Hana dan adik Clara" ucapan Mama Hana. Mama Hana ngomong dengan Abang Hana untuk Hana dan Adik Clara biaya sekolahnya. "Steven, Mama ingin kasih uang 500juta buat kamu untuk Hana dan Adik Clara biaya sekolahnya kalau Abang habis uang yang minta uang sama Mama biar mama bisa kirim transfer sama kamu, nak." Ucapan Mama Hana, sudah diberi uang dengan Abang Hana "Oke, baiklah Mama. Aku harus simpan uang buat biaya sekolah dan barang untuk Hana dan Adik Clara." Jawab Abang Hana. Kemudian Mama Hana memberikan uang 500juta sama Abang Hana untuk beli barang dan biaya SPP sekolah Hana dan Adik Clara dari Indonesia. Mereka makan bersama tempat dirumah Abang Hana sebelum Mama Hana dan Ayah Hana berangkat ke bandara internasional. Malam ini, mereka sudah pergi di bandara internasional karena mereka menjemput dengan Mama Hana dan Ayah Hana antar tempat di bandara internasional. Akhirnya Mama Hana dan Ayah Hana memeluk yang erat dengan Hana dan Adik Clara setelah Mama Hana dan Ayah Hana sudah dilepaskan peluk dengan Hana dan Adik Clara karena Mama Hana dan Ayah Hana pergi ke Bandara internasional. "Hana dan Adik Clara jangan ditinggalkan atau menghilangkan dengan Abangmu karena Hana dan Adik Clara harus menjaga sama Abangmu kalau Abangmu bisa tanggung jawab dengan Hana dan Adik Clara untuk beli barang apa saja." Ucapan Mama Hana. "Baiklah Mama. Hana dan Adikku tidak jadi tinggalkan dengan Abangku kalau Hana dan Adikku tetap menjaga dan tinggalkan dirumah dengan Abangku. Mama jangan lupa kabar video call sama Hana kalau adikku sangat kangen Mama menjauh disini." Jawab Hana. Hana memegang tangan dengan Adik Clara bersama Abang Hana dan Kakak iparnya sedang melihat Mama Hana dan Ayah Hana mulai berjalan menuju ke kasir tiketnya setelah Mama Hana dan Ayah Hana sudah berangkat ke Amerika Serikat. "Abang, Hana sangat kangen sama Mama Hana tapi Hana tidak ingin ditinggalkan dengan Mama Hana dan Ayah Hana. Kenapa Mama Hana sama Ayah Hana sudah ditinggalkan sama aku?" Tanya Hana. Hana dan Adik Clara berteriak menangis dan meninggalkan Mama Hana dan Ayah Hana tidak lagi pulang di Indonesia. "Hana dan Adik Clara jangan menangis nanti Hana dan Adik Clara sudah besar boleh pindah ke luar negeri. Mama dan Ayah bukan ditinggalkan Hana dan Adik Clara karena Mama dan Ayah sibuk berkerja ke luar negeri yang setiap hari untuk penting nafkah buat Hana dan Adik Clara harus belajar dengan sukses masa depan seperti Ayahmu terkenal bisnisnya seluruh dunia." Jawab Abang Hana, kemudian mereka sudah pulang sampai di rumah Abang Hana dari Bandara internasional setelah mereka sedang makan bersamanya. "Hana, gimana mau pilih sekolah SMP di SMP Dian Harapan atau SMP Universal Indonesia? Besok kakak menemani Hana tenggok sekolah tempat dimananya." Tanya Kakak Sarah (Kak ipar sudah lama menikah dengan suami Abang Hana). Hana mulai ragu-ragu memilih sekolahnya. "Iya kakak. Saya memilih sekolah di SMP Universal Indonesia." Jawab Hana. "Serius ya? Adik mau memiliki sekolah di SMP Universal Indonesia." Tanya kakak iparnya. "Iya serius kakak. Besok Hana mau melihat sekolah tempat di SMP Universal Indonesia. Kakak pernah datang sekolah di SMP Universal Indonesia gak?" Jawab Hana. "Pernah tapi Kakak bersama Abangmu sudah melihat sekolah di SMP Universal Indonesia kalau bagus sekolah besar seperti orang kaya." Jawab Kakak iparnya. Hana bingung kalau Hana belum melihat sekolah tempat di SMP Universal Indonesia. "Kakak, boleh gak aku ikut tempat sekolah Hana? Tapi aku mau melihat sekolah tempat di SMP Universal Indonesia." Tanya Adik Clara. Hana menggaruk kepala Adik Clara dilepaskan tangan Hana. "Boleh aja Adik. Besok pagi kita bersama pergi ke sekolah SMP Universal Indonesia." Jawab kakak iparnya. ******** Selamat pagi, Kak Nina seorang pembantu setelah Kak Nina membangun tidur dengan Hana dan Adik Clara dalam kamar tidurnya karena Hana dan Adik Clara sudah bangun tidur langsung ke kamar mandinya. "Mina, tolong Nina memasakan buat nasi goreng untuk Hana dan Adik Clara. Nanti siang kami pergi tempat di sekolah SMP Universal Indonesia." Ucapan Kakak Sarah, ia mengambil makan rotinya untuk sarapan pagi. "Baiklah, nona Sarah." Jawab kak Nina, ia sedang memasakan untuk sarapan pagi. 10 menit kemudian, Bang Tomy menjemput anak Mario pulang sampai di rumah Abang Hana dari rumah Nenek Sarah. Abang Hana dan kakak Sarah makan bersama dengan Hana, Adik Clara dan anak Mario (Kakak Sarah anak kandung bernama Mario Juniel yang anak pertama). "Siapa itu anaknya?" Tanya Adik Clara sedang makan bersamanya. "Itu anakku bernama Mario." Jawab Kakak Sarah, ia suruh Mario salam tangan dengan Hana dan Adik Clara setelah Mario mulai makan bersama keluarganya. Siang ini, mereka pergi berangkat ke sekolah SMP Universal Indonesia. Pertama kali Hana bersama keluarganya melihat sekolah tempat di SMP Universal Indonesia. Abang Hana bersama keluarganya masuk dalam ke ruang kepala sekolah. "Selamat pagi, silakan duduk disini. Ucapan Kepala sekolah SMP Universal Indonesia. "Bagaimana Adik saya bisa diterima sekolah disini? Ijazah adik saya sudah tamat sekolah SD dari Amerika Serikat." Tanya Abang Hana, ia memberi ijazah dengan kepala sekolah. "Siapa nama adik kamu? Saya bisa diterima Adikmu pindah sekolah disini. Besok pagi Adikmu mulai masuk sekolah disini." Jawab kepala sekolah, ia melihat ijazah SD punya Hana. "Oyalah, Adikku bernama Hana Anatasya Balotelli. Kalau panggil nama Hana." Ucapan Abang Hana, ia bersama duduk keluarganya tempat ke ruang kepala sekolah. "Oh begitu, Adikmu nama Hana. Terima kasih mas Steven karena Adikmu ingin sekolah disini." Jawab kepala sekolah, ia memberi seragam sekolah dengan Abang Hana. Kemudian mereka sudah pulang sampai dirumah Abang Hana dari sekolah SMP Universal Indonesia. Bersambung......
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD