Suasana rumah sore ini cukup tegang, tidak sedamai biasanya bahkan bisa dibilang menyeramkan. Dea yang menemani tamu di hadapannya yang kini tampak santai tanpa berlagak takut datang ke rumah mantan kekasihnya. Adelia yang sejak tadi di ruang tengah saja mengecilkan volume televisinya lebih memilih focus pembicaraan kedua orang tuanya dengan Maya mantan kekasih saudara kembarnya. “Jadi nama kamu Maya?” Tanya Adam tampak santai menanggapi Maya yang juga menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa dimengerti oleh Dea yang juga mengamati mantan kekasih putranya itu. “Iya om, dan saya datang meminta pertanggung jawaban dari Akbar.” Jelas Maya menyodorkan sebuah hasil test kehamilan dimana disitu tercantum jika ia sedang mengandung usia hampir satu dua bulan. Adam menerimanya, ia hampir ter

