*** “Wilson Sayang!!!”seorang wanita yang masuk bersama Gina langsung berhambur memeluk Wilson. “Selia?” Wilson menatap wanita berperawakan kurus yang tengah bergelayut manja pada lengannya dengan tatapan risih. Selia hendak mencium pipi Wilson, tapi gerakannya langsung terhenti karena telapak tangan Wilson menahan kepalanya, sementara pria itu langsung buru-buru bangkit dari sofa. “Kenapa kamu terus menghindariku?” Selia Anderson menahan tangan Wilson dan menarik pria itu jatuh ke dalam pelukannya tanpa mempedulikan kehadiran Gina. Dia mengecup pipi kanan Wilson dan meninggalkan bekas lipstik merah disana. Wilson menepis tangan Selia dan menghampiri telepon yang terletak diatas meja kerjanya. “Security! Kemari sekarang juga!”teriaknya begitu telepon itu tersambung dan menutupny

