*** Begitu Shanly membuka mata, hal pertama yang dia sadari adalah dia mendapati dirinya terbangun di sebuah kamar VIP rumah sakit. Sambil memijat kepalanya, Shanly memejamkan matanya dan membukanya selama beberapa kali, sebelum akhirnya mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan. “Apa yang terjadi? Kenapa aku ada disini?” Pertanyaan yang hanya ada di dalam hati itu langsung sirna bagai ditelan bulat-bulat begitu matanya menangkap sesosok pria berjas hitam ala eksekutif muda sedang terduduk disofa sembari membaca koran. Wajah pria itu tertutup oleh koran sehingga Shanly kesulitan untuk melihat wajahnya. Apa mungkin pria itu adalah ayahnya? Tapi, tidak mungkin. Shanly sedang melarikan diri dari kediaman keluarga Moz demi membatalkan pertunangan bisnis yang dibuat oleh ayahnya. jadi, bi

