CHAPTER 23 - TRAPPED M I L L I E Rasa nyeri yang kurasakan pada bagian belakang leherku memaksaku untuk tidak bergerak tergesa. Untuk sesaat aku tidak ingat tentang apa yang sudah terjadi padaku. Mataku mengerjap berkali-kali untuk mencoba mengenali ruangan tempat di mana aku terbangun. Sembari berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi, pandanganku bergerak mengitari ruangan yang terasa begitu asing bagiku. Perlahan-lahan, otakku memutar kembali rekaman kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu. Benakku kemudian memunculkan wajah Julia dan keberadaan seorang pria di dalam kamar ini. Aku tidak melihat wajah si pria, tetapi aku merasa familier dengan suaranya yang tadi sempat sayup-sayup kudengar. Aku datang ke hotel ini karena mendapat pesan dari sebuah nomor tak dikenal yang member

