Lita dan Edo merasakan kebahagian yang sangat luar biasa, ketika sudah menjadi pasangan halal. Mereka berdua sudah berada di kamar, lebih tepatnya kamar pengantin mereka. "Aku sangat bahagia sayang," ujar Edo dengan senyuman merekah. "Lita juga bahagia kok." "Makasih, udah mau nerima Mas yang sekarang menjadi pria lumpuh dan tak berguna ini," ujar Edo tulus. "Aku mencintaimu apa adanya, tak peduli bagaimana keadaanmu sekarang Mas. Cintaku karena Allah, jadi Allah yang membuatku bisa menerima semua kelebihan dan kekuranganmu." "Kamu sudah siap?" tanya Edo menggoda Lita, Lita menggangguk karena dia memang sudah siap memberikan hak Edo sebagai suaminya. Malam ini menjadi malam yang sangat panjang, untuk pasangan sejoli yang sedang di mabuk cinta. *** Keesokan harinya Edo serta keluarga

